Jakarta - Ivan Gunawan, seorang desainer dan presenter yang dikenal dengan gaya femininnya, mengumumkan keputusannya untuk mundur dari acara Brownis yang tayang di Trans TV.
Keputusan ini ia sampaikan setelah ia mendapatkan teguran tertulis dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat karena penampilannya yang dianggap melanggar etika dan norma penyiaran.
Merasa Terintimidasi
- Instagram @ivan_gunawan
Ivan Gunawan mengaku sangat terpukul dan merasa karakternya diintimidasi oleh teguran KPI tersebut. Ia mengatakan bahwa ia sudah berkecimpung di dunia hiburan sejak lama dan tidak pernah mengubah karakternya.
Ia juga menilai bahwa teguran KPI tersebut tidak adil karena hanya menyebut namanya secara eksplisit.
"Jadi di postingan itu mereka dengan jelas menulis Ivan Gunawan, jadi ada namanya. Itu yang membuat aku berat, karena sebenarnya adanya aku di dunia enterainment sebelum ada, aku nggak ngerti deh apakah badan atau apa gitu. Aku juga nggak mau sebut siapa yang dalam tanda kutip negor aku, tapi ya sebelum mereka ada, aku udah ada duluan di televisi dan aku nggap pernah merubah. Aku nggak pernah merubah karakter aku," ujar Igun dalam pernyataannya.
Ivan Gunawan menjelaskan bahwa karakternya di televisi memang selalu feminin dan ia mendapatkan popularitas karena hal itu. Ia mencontohkan bahwa pada tahun 2005-2010, ia pernah berperan sebagai Gugun Nona Igun yang sangat disukai oleh penonton. Ia juga mengatakan bahwa ia tidak pernah berdandan seperti perempuan lagi karena faktor usia dan malu.
"Mungkin di tahun 2005-2010, karakter aku di televisi itu perempuan banget, kayak dulu tuh ada jadi gugun nona igun. Dan itu semua tuh aku benar-benar mendapatkan popularitasi dan pada waktu itu beum ada memang yang namanya sosial media. Instagram tuh kayaknya belum ada, apalagi TikTok," tutur Igun.
"Jadi kalau kenapa aku nggak berdandan lagi seperti pada zaman dahulu kala, ya mungkin semakin usia ya, makin tua jadi kan punya malu juga gitu. Jadi sekarang ini, aku kayaknya tahu deh batasan cara berpakaian aku tuh seperti apa?" tambahnya.
Ivan Gunawan juga menegaskan bahwa ia tidak melakukan pembelaan, tetapi hanya ingin bercerita. Ia mengatakan bahwa dalam syuting di televisi, ada banyak pihak yang terlibat, seperti produser, wardrobe, dan kreatif. Ia mengklaim bahwa semua yang ia pakai dan katakan sudah ditentukan oleh produser dan disetujui oleh CEO salah satu stasiun telvisi swasta.
"Dan lagi pula yang harus digarisbawahi, ini aku bukan melakukan sebuah pembelaan ya. Tapi aku berhak untuk bisa bercerita. Jadi kalau misalnya kita namanya syuting di televisi, itu kan ada produser, ada wardrobe, ada kreatif. Dan semua apa yang kita pakai, pertanyaan-pertanyaannya mau seperti apa, itu kan udah ditentuin sama produser, dan itu tayangan live," ungkap Igun.